Pada suatu pagi yang cerah, ada seorang sales sedang berkeliling mencari pelanggan. Ia sudah menawarkan produknya ke setiap rumah yang ia lewati, sampai di ujung jalan ia menemukan sebuah rumah kumuh yang sudah tak layak huni, awalnya ia ragu tapi dia sudah mengatakan pada dirinya sendiri kalau dia harus menawarkan produknya ke setiap rumah yang ia lihat. Akhirnya dengan langkah mantap iapun mendatangi rumah tersebut.

Sales : Tok tokk

Sales : Assalamu’alaikum 

Sales :  Assalamu’alaikum

Sales : Ini ada orangnya enggak?  Assalamu’alaikum…..

Sales : Heyy Ini rumah apa kuburan?! Saya hitung sampai tiga jika pintu tidak dibuka rumah anda akan saya hancurkan!
Satu!

Dua!

Tiga!

beneran tidak di buka pintunya

Sales : Saya hancurkan
BRAKK!

PRENGG!!

BRAKK!!

HAha rumahnya udah ambruk.

Tiba tiba si pemilik rumah itu keluar.

Pemilik Rumah : Hey! kamu punya otak nggak sih? ini rumah orang mas kenapa rumah saya di hancurin begini kata pemilik rumah itu.

Sales : Lagian bapak saya pangil-pangil ga jawab ya udah saya hancurin

Pemilik Rumah : kata ya udah kamu mau apa kesini kata pemilik rumah itu sambil marah.

Sales : Saya datang untuk mencari istri bapak

Pemilik Rumah : kamu mau apa mencari istri saya? Jawab pemilik rumah sambil menyernyitkan dahinya.

Sales : Kamu nggak usah banyak bicara, sekarang tunjukkan dimana istri Bapak kata sales itu

Pemilik Rumah : Sekarang terus terang, ada hubungan apa kamu dengan istri saya
Tanya Bapak pemilik rumah itu lagi.

Sales : heh mulutnya ga usah lebar-lebar ini peringatan terakhir cepat tunjukan dimana istri anda! Jawab sales itu dengan keras

Pemilik Rumah : istri saya sedang pergi! jawab pemilik rumah itu.

Sales : pergi kemana, pulangnya kapan? kata sales itu.

Pemilik Rumah : Saya juga tidak tau istri saya pergi kemana, pulangnya entah kapan, sebenarnya kamu mau apa? Dan ada hubungan apa kamu dengan isri saya? kata tegas sang pemilik rumah itu.

Sales : Sebenarnya saya sales ingin menawarkan barang yaitu mesin cuci harga murah lima ratus ribu, Saya kasian kepada istri Bapak terus terusan nyuci di sumur pake sikat dan sekarang saya ingin menawarkan barang untuk istri bapak Jawab sales itu.

Pemilik Rumah : Oh jadi kamu seles bilang dong, Sekarang begini kita masuk duduk didalam kata pemilik rumah itu.

Sales : Dalam kemana rumahnya udah roboh gitu jawab sales itu.

Ahirnya sales itu tetap menunggu walaupun sang pemilik rumah mengatakan bahwa dia lagi pergi dan pulangnya tidak tau kapan.

1 jam kemudian

2 jam kemudian

3 jam kemudian

sampai 4 jam si sales itu menunggu istrinya tidak pulang-pulang ahirnya si sales itu marah, Naik darah.

Sales : Heh botak! mana ini istri kamu, kenapa saya lama menunggu dia nggak pulang- pulang, kamu nggak usah menyembunyikan istrinya dari saya, sebenarnya perginya kemana dan sejak kapan tanya sales itu sambil kesal.

Pemilik Rumah : istri saya pergi udah dua belas tahun yang lalu dan saya nggak tau pulangnya kapan, dia pergi kekuburan , istri saya udah mati , dan sekarang dia di kuburan kalau kamu mau kesana saya kasih tau tempatnya, atau kalau kamu mau temani istri saya tidur saya rela kok jawab pemilik rumah itu.

HAH!! KENAPA KAMU TIDAK BILANG DARI TADI BAHWA ISTRI KAMU UDAH MENINGAL, ITU NGGAK BAKALAN BISA PULANG, MAU SAYA TUNGGUIN SAMPE SATU MINGGU JUGA NGGAK BAKALAN DIA BALIK, DASAR TIDAK WARAS!

– Sumber : Wattpad/sussanto4

News Reporter